Resmikan Pengecoran Jalan Pesantren Darul Ulum, Gubernur Sumbar: Jadikan Lori Kawasan Religius

1 bulan yang lalu | 28 | Admin
Post Title
Berita Terkini Bidang : Sekretariat

Gubernur Sumatera Barat, meresmikan Jalan RT003/ RW003 Pintu Angin Lori, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sepanjang 620 meter dengan lebar 4 meter yang telah selesai dibangun PT Semen Padang, Senin (29/8/2022).

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh gubernur bersama Direktur Operasi PT. Semen Padang, Indrieffouny Indra.

Diketahui jalan Lori, Lubuk Minturun ini dibangun atas inisasi Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, yang berkoordinasi dengan PT. Semen Padang untuk membangun jalan lori sebagai akses menuju ke pesantren Darul Ulum dan kawasan peladangan masyarakat di Koto Tangah. 

Gubernur mengapresiasi PT. Semen Padang yang telah melakukan pengecoran jalan ini yang dilakukan berdasarkan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL). 

Menurut gubernur pengecoran jalan lori tidak hanya membuka akses jalan para santri Darul Ulum, tapi juga membuka akses bagi para peladang di Lori, Lubuk Minturun. Gubernur juga mengatakan kawasan Lori ini berpotensi sebagai kawasan religius, pasalnya banyak pesantren yang dibangun di kawasan tersebut. 

"Pembangunan jalan ini sangat tepat sekali, apalagi banyak berdiri pesantren di kawasan lori ini, kampus UIN Lubuk Minturun  juga dekat dari sini. Hal ini suatu potensi untuk menjadikan kawasan Lori sebagai kawasan religi," ungkap gubernur. 

Ia juga mengatakan dengan banyaknya pesantren dan di kawasan lori akan menjadi stimulan untuk pertumbuhan dan pergerakan ekonomi. 

Hal tersebut juga disampaikan oleh Kepala Bapedda Kota Padang Yeni Yuliza. Menurutnya pengecoran jalan menuju pengecoran jalan menuju Pondok Pesantren Darul Ulum oleh PT Semen Padang ini selain membuka akses dari Lori menuju pesantren, juga membuka hinterland wilayah. 

"Dengan berdirinya banyak pesantren termasuk Kampus UIN Lubuk Minturun, tentunya kawasan ini akan menjadi ikon Kota Padang dalam sektor Pendidikan," ujar Yeni. 

Direktur Operasi PT Semen Padang Indrieffouny Indra menyebut bahwa kegiatan pengecoran jalan beton pengubung ini sejalan dengan komitmen Semen Padang untuk melakukan pemberdayaan masyarakat yang di tuangkan dalam visi perusahaan. Karena, Semen Padang melalui program TJSL berkomitmen dalam pembangunan insfrastrukur dan peningkatan ekomoni masyarakat. 

"Realisasi pengecoran dilakukan sepanjang 620 meter dengan lebar 4 meter dengan biaya mencapai Rp500 juta. Harapannya dengan selesainya pengecoran jalan ini juga dapat dilanjutkan dengan pembuatan saluran air di kiri kanan jalan oleh pihak terkait," ujar indra. 

Kepala CSR Semen Padang Rinold Thamrin juga berharap dengan selesainya pengecoran jalan menuju Pondok Pesantren Darul Ulum ini, akan menjadikan Pondok pesantren pendidikan Islam dalam bentuk pesantren halaqah-salafiyah yang terbaik di sumbar. (Via/MMC). 

 

Diskominfotik Sumbar